Monday, January 12, 2009

Bagaimana Caranya Agar Kita Bisa Belajar Matematika Dengan Tidak Membosankan?

Sebenarnya cara belajar matematika, agar tidak membosankan itu sama seperti cara belajar mata pelajaran yang lain, seperti Kimia, Biologi, dll. Cara belajar, berarti berhubungan dengan metode belajar. Jadi disini yang berperan adalah guru, dan siswa yang menjalnkannya, serta kondisi dan alat belajar yang mendukung. Sebelumnya siswa harus mempunyai motivasi serta inovasi dalam diri pribadi. Guru juga mempunyai metode yang dikemas sedemikian rupa sehingga pelajaran matematika itu menjadi tidak membosankan.

Alat peraga merupakan salah satu bahan untuk mengajar pelajaran matematika agar terasa tidak membosankan. Sebagai contohnya pada saat guru menerangkan tentang bangun-bangun ruang. Guru memberikan model benda-benda tersebut secara nyata, seperti tabung, kubus, kerucut. Jadi guru tidak hanya menggambarkan dan menerangkan saja. Hal tersebut dilakukan agar siswa tidak hanya membayangkan saja, namun mengerti bentuk aslinya. Alangkah lebih baiknya murid juga diajak untuk membuatnya. Sehingga anak juga berperan aktif dan dapat membuat pelajaran menjadi tidak membosankan. Namun tidak semua pelajaran matematika dapat diterangkan dengan alat peraga.

Untuk pelajaran matematika yang tidak dapat menggunakan alat peraga, kita bisa siasati dengan praktek lapangan. Langkah ini juga dapat membuat suasana pelajaran jadi tidak membosankan. Salah satu contoh praktek lapangan dalam pelajaran matematika adalah menghitung populasi. Kita bisa terjun langsung ke lapangan dan dapat menghitung populasi (dalam statistika contohnya adalah sensus). Disini anak juga ikut mengambil bagian, sehingga tidak membosankan.

Saat belajar sendiri, agar terasa tidak membosankan anda bisa mengunjungi tempat-tempat edukatif, seperti taman pintar atau museum matematika. Di sana anda dapat mennambah pengetahuan dan sekaligus bisa berekreasi. Pada saat ada acara-acara yang bersifat edukatif, seperti pameran sains atau lomba-lomba, ikutilah agar anda mendapat suasana belajar yang menyenangkan dan tidak membosankan. Selain bisa belajar dalam acara seperti itu kita juga bisa menambah pengetahuan dan kenalan. Syukur-syukur kalau mengikuti lomba dan menang, hal tersebut menjadi kebenggaan tersendiri. Sehingga memupuk rasa cinta terhadap matematika.

Aplikasikan apa yang telah dipelajari selama ini ke dalam kehidupan sehari-hari. Agar apa yang anda pelajari dapat bermanfaat dan tidak terasa sia-sia. Contohnya saja dari pelajaran persamaan diferensial, kita dapat menentukan kapan dan siapa seorang korban pembunuhan itu dibunuh oleh pelakunya. Sedangkan contoh yang seerhana adalah penjumlahan, pengurangan, pembagian, perkalian, menghitung keliling, luas, volume, dll. Dengan hal tersebut kita merasa bahwa matematika itu sangat bermanfaat, dan kita bisa suka dengan matematika.

Kalau belajar sendiri merasa bosan, anda dapat belajar kelompok dengan teman lain agar tidak membosankan. Cara lain adalah mengikuti les di luar sekolah, seperti bimbingan belajar. Waktu belajar juga bisa diatur agar tidak membosankan. Tempat belajar juga berpengaruh, bias pindah tempat atau diubah tempat belajarnya, agar tidak terasa bosan. Motivasi juga diperlukan agar emangat belajar menjadi tinggi, sehingga tidak mudah merasa bosan apabila sedang belajar. Hal yang utama adalah singkirkan rasa malas dan tanamkan lalu rasa suka belajar matematika.

1 comment:

  1. saya silvia kls 3 smp
    ingin bertanya,,
    bagaimana cara belajar agar tidak membosankan dan mudah di tanggapi,,mohon bantuan nya

    ReplyDelete